Badilag Menyeleksi Calon Wakil Ketua PA Melalui Sistem E-Test

 

Jakarta | Badilag.net

Kapan ujian calon pimpinan PA dengan sistem online dilaksanakan dengan sesungguhnya, bukan hanya sekadar uji coba aplikasi saja?

Pertanyaan itu terlontar dari salah seorang peserta Uji Coba Aplikasi E-Test Capim Peradilan Agama di wilayah PTA Bandar Lampung, saat sesi masukan dan tanggapan kepada Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Dr. H. M. Fauzan, SH., MM., MH pada bulan Maret 2016 yang lalu.

“Segera dilakukan penyempurnaan agar Aplikasi E-Test Capim Peradilan Agama, bisa diterapkan untuk mengolah kebutuhan data promosi dan mutasi calon pimpinan pada pertengahan tahun 2016 ini,” ungkap Dirjen Badilag Drs. H. Abdul Manaf, MH saat mendengarkan laporan langsung penyelenggaraan uji coba aplikasi tersebut.

Seleksi Calon Wakil Ketua PA Kelas II dan Kelas I.B saat ini dalam tahap sosialisasi aplikasi e-test kepada seluruh hakim pengadilan Agama melalui Surat Edaran Dirjen Badilag No. 1074/DjA/ /HM.00/4/2016 tanggal 25 April 2016.

“Sosialisasi ini dilakukan melalui website dan para hakim bisa memelajari petunjuk teknis pelaksaan e-test bahkan bisa melakukan try out secara online, bahkan bisa mengetahui hasilnya secara langsung,” papar Fauzan.

“Sehingga pada saat ujian online yang sebenarnya nanti, para peserta sudah familiar dengan aplikasi yang ada dan tidak ada lagi kendala teknis, tinggal mereka menyiapkan jawaban untuk setiap materi ujian yang terdiri dari sepuluh kategori,” jelasnya.

Sistem ujian melalui aplikasi e-test diharapkan akan bisa menjaring kader-kader potensial di lingkungan Peradilan Agama terutama dari daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Demikian diungkapkan Drs. H. Ghufron Sulaiman, SH., MH. Irwil pada Bawas MARI, sebagai salah seorang yang dipercaya oleh Dirjen Badilag untuk menyiapkan meteri ujian dalam aplikasi e-test capim PA.

 “Kita sangat kekurangan kader. Buktinya ketika ada penjaringan seleksi calon Inspektur Wilayah di Bawas MA RI, kita sangat kekurangan kader yang mendaftar,” harapnya.

[Ibnu AR]