PENGUATAN HUKUM ISLAM DALAM TEORI DAN PRAKTEK DI INDONESIA

          

Bertempat di Ruang Media Center, segenap aparatur Pengadilan Agama Purwokerto tampak menyaksikan kegiatan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilanjutkan dengan kuliah umum dengan tema “Penguatan Hukum Islam Dalam Teori dan Praktek di Indonesia” antara Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dalam mode daring. Tampak hadir dalam acara tersebut Drs. H. Arinal, M.H., H. Mursid, S.Ag., M.Ag. (Wakil Ketua), Mokhamad Farid, S.Ag., M.H. (Panitera), Slamet Sutadi, S.Ag. (Sekretaris), para Panitera Muda, para Kepala Sub Bagian, para Panitera Pengganti dan para Jurusita/Jurusita Pengganti. Kegiatan ini sebagai wujud nyata dari Dirjend Badilag untuk terus berkontribusi memajukan dunia hukum di Indonesia.

Dengan seksama seluruh peserta tampak serius mengikuti dan menyimak materi yang disampaikan. Ketua (Arinal-red) menekankan kembali tentang arti penting mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh Dirjend Badilag sebagai upaya memperkaya pemahaman dan penerapan berbagai ilmu hukum yang berlaku di Indoenesia dengan mengoptimalkan saran Teknologi Informasi (TI) yang ada. Belajar harus tetap dilakukan meskipun dengan metode Learning By Doing. Dengan terus belajar, diharapkan khasanah ilmu hukum dapat di implementasikan dengan tepat sehingga asas keadilan dapat ditegakkan secara maksimal bagi masyarakat pencari keadilan.

Sekali lagi, segenap aparatur Pengadilan Agama Purwokerto berkomiten secara nyata dan berkesinambungan untuk dapat “Bangkit Bersama Tegakkan Keadilan”. Dan pada akhirnya visi “Terwujudnya Pengadilan Agama Purwokerto Yang Agung dan Modern” dapat tercapai dengan didasari dengan semangat Prolantas (progresif dalam melayani, melayani sampai tuntas). (more[one]two)