PROLANTAS (PROGRESIF MELAYANI MENUNTASKAN)
SELAMAT DATANG DI WEBSITE PENGADILAN AGAMA PURWOKERTO KELAS 1A, WEBSITE INI SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN TRANSPARASI PENGADILAN DI WILAYAH JAWA TENGAH

Arsip Berita

KULTUM JUMAT PAGI

      

       Purwokerto - Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial. Namun pada saat yang sama juga sebagai makhluk religius. Menjadi makhluk sosial mengingat manusia tidak dapat hidup sendiri dan akan selalu membutuhkan makhluk lain sebagai sarana untuk dapat mencapai serta memenuhi kebutuhan hidupnya. Disisi lain juga menjalani hidup sebagai makhluk religius. Karena seluruh alam semesta beserta isinya ada karena Sang Pencipta (Allah SWT) yang merupakan kausa prima sebuah kalimat bahasa Latin yang berarti penyebab atau faktor utama tanpa diawali oleh faktor lain.

       Pagi ini, Jumat 31 Maret 2023, segenap pegawai Pengadilan Agama Purwokerto berkumpul di Mushola Al-Ishlah. Sesuai jadwal kegiatan selama bulan Ramadhan, setiap Jumat pagi diadakan kegiatan kultum. Kegiatan ini sebagai sarana siraman rohani dengan peserta seluruh Pegawai PA Purwokerto. Semua hadir bersilaturahmi dan saling mengingatkan sebagai wujud kasih sayang sesama umat manusia.

       Sesuai fitrahnya, manusia merupakan makhluk religius. Sehingga masing-masing individu merasa perlu sebagai wujud kebutuhan pokok untuk senantiasa mendekatkan diri dengan sang penciptanya (Allah SWT). Pada dasarnya ibadah merupakan hubungan langsung antara makhluk dengan Penciptanya. Secara naluriah, semua makhluk beribadah secara pribadi maupun kolektif menurut tuntunan yang ada mengacu pada Al-Quran dan Hadits.

       Pada pengajian Jumat pagi ini diisi oleh beliau bapak Drs. H. Imam Khusaini. Beliau menyampaikan materi tentang dunia ini sajatinya merupakan ujian hidup. Ujian yang wujudnya bermacam-macam, baik berupa harta, tahta dan bahkan keluarga. Semua merupakan ujian nyata yang pasti dihadapi oleh setiap umat manusia. Namun, ringan atau berat sebenarnya bila dikaji lebih dalam, semua hanyalah sudut pandang. Bila mampu menelaah lebih dalam, semua pasti ada hikmah yang tersirat dan bahkan tersurat. Karena semua pada dasarnya sudah merupakan ketentuan serta ketetapan dari Allah SWT. Kewajiaban manusia sebagai makhluk hanya sekedar ikhtiar, doa dan selanjutnya adalah tawakal.

       Belajar sampai akhir hayat, beribadah seolah-olah akan segera mati dan bekerja seolah-olah akan hidup selamanya. Kata-kata mutiara tersebut sebagai salah satu motivasi hidup agar senantiasa bersungguh-sungguh dan serius dalam segala hal. Terlepas apapun hasilnya, semua sudah menjadi ketentuan dan ketetapan Allah SWT. (more[one]two)