PEMBINAAN VIRTUAL KETUA PENGADILAN TINGGI AGAMA SEMARANG

 

Rabu 27 Mei 2020, bertepatan dengan tanggal 4 Syawal 1441  H pukul 08.55 WIB,  acara pembinaan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang secara virtual dibuka secara resmi oleh Dra. Hj. Nur Laela, M.H., Plt. Panitera  Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Selanjutnya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang Dr. H. Bahruddin Muhammad, S.H., M.H. menyampaikan “Bahwa karena kondisi yang belum memungkinkan untuk saling bertemu, maka lewat media ini. Saya selaku pribadi dan pimpinan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir batin. Semoga di bulan Syawal dimana Syawal sendiri memiliki arti harapan. Harapan yang besar bagi kita untuk menjadi lebih baik.”

“Perlu bapak ibu Ketua Pengadilan Agama sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang ketahui, bahwa untuk tahun 2020 ini Pengadilan Tinggi Agama Semarang mendapat porsi sebanyak 33 satker diajukan oleh Badilag untuk mengikuti seleksi Zona Integritas menuju WBK/WBBM, dengan rincian 32 Pengadilan Agama dan 1 Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Dimana termasuk diantaranya yang tahun 2019 sudah diusulkan namun belum lolos, yaitu Pengadilan Agama Purwodadi dan Pengadilan Agama Surakarta. Pengadilan Tinggi Agama Semarang senantiasa dinilai oleh Badilag setiap hari Jumát tentang SIPP, publikasi putusan, E-Court dan lain-lain dalam rangka penilaian Pembangunan Zona Intergasi menuju WBK/WBBM. Oleh karena itu Tim Pendampingan Pengadilan Tinggi Agama Semarang juga akan melakukan hal yang sama kepada 32 Pengadilan Agama di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang yanag diusulkan tersebut” paparan beliau (Bahruddin-red).

“Saya berharap, setelah kita manjalani ibadah puasa Ramadhan, semangat dan kekompakan kita untuk menjadi lebih baik terus tumbuh, karena dengan adanya penilain ZI bagi Satker yang lolos akan mendapatkan dampak positif berupa kesejahteraan pendapatan maupun jabatan. Kita juga berharap  pada tahun 2020 ini 6 Pengadilan Agama yang diusulkan naik kelas bisa terwujud. Dengan adanya kenaikan kelas nanti sudah tentu akan berdampak pula pada eselonisasi dan pendapatan pegawai” demikian harapan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang.

Acara pembinaan oleh Dr. H. Bahruddin Muhammad, S.H., M.H. tersebut diikuti oleh 36 Pengadilan Agama sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Beliau  didampingi oleh Plt. Panitera (Nur Laela-red) dan Sekretarais Pengadilan Tinggi Agama Semarang Abdul Mutalip, S.Ag,. S.H.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Semarang, bahwa rapat pembinaan secara virtual kali ini sejatinya akan mendengar pula laporan dari para Ketua Pengadilan Agama sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang, tetapi karena di Pengadilan Tinggi Agama Semarang sekarang ini sudah ada tim pendampingan Pembangunan ZI dari Badilag, maka acara laporan dari para Ketua Insya Allah akan dilaksanakan di lain waktu.

Pembinaan secara virtual oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang berlangsung kurang lebih 20 menit. Dari Pengadilan Agama Purwokerto tampak hadir Ketua  Pengadilan Agama, Drs. H. Tahrir, Panitera Anwar Faozi, S.H., dan Sekretaris  H. Moch. Nur Agus Achmadi, S.H., serta Drs. H. Khamimudin, M.H., Hakim Pengadilan Agama Purwokerto. (xamim).